Muara Teweh, Nuansanusantara.com – Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, Wardathun Nur Jamilah, mengapresiasi langkah Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Barito Utara, Hj Maya Savitri Shalahuddin, yang memberikan materi pencegahan perkawinan usia anak kepada peserta Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMA Negeri 4 Muara Teweh, Rabu (15/7/2026).
Menurut Wardathun, edukasi mengenai dampak dan risiko perkawinan usia anak sangat penting diberikan sejak dini kepada peserta didik baru. Selain menambah wawasan, materi tersebut dinilai mampu membentuk pola pikir remaja agar lebih fokus pada pendidikan, pengembangan diri, serta perencanaan masa depan yang lebih baik.
“Materi seperti ini sangat relevan bagi generasi muda. Remaja perlu memahami pentingnya menyelesaikan pendidikan dan mempersiapkan masa depan dengan matang sebelum mengambil keputusan besar dalam hidup,” ujarnya.
Politisi perempuan tersebut menilai sekolah merupakan tempat yang tepat untuk memberikan penguatan karakter dan edukasi kepada remaja, termasuk mengenai kesehatan reproduksi, perencanaan kehidupan, serta kemampuan mengambil keputusan yang bertanggung jawab.
Ia menambahkan, perkembangan zaman menghadirkan berbagai tantangan bagi generasi muda. Karena itu, pendampingan dan pembinaan melalui kegiatan pendidikan maupun sosialisasi menjadi bagian penting dalam membentuk karakter pelajar yang berkualitas.
Wardathun berharap seluruh peserta MPLS dapat menyerap materi yang disampaikan dan menjadikannya motivasi untuk terus berprestasi di bidang akademik maupun nonakademik.
“Masa sekolah adalah kesempatan terbaik untuk belajar, mengembangkan potensi, dan meraih cita-cita. Jangan sampai kesempatan tersebut terhenti karena keputusan yang diambil tanpa pertimbangan yang matang,” katanya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa upaya pencegahan perkawinan usia anak tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Diperlukan kolaborasi antara keluarga, sekolah, pemerintah daerah, dan masyarakat agar generasi muda Barito Utara dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Menurutnya, kegiatan edukasi yang dilaksanakan dalam rangkaian MPLS tersebut menjadi salah satu langkah strategis dalam meningkatkan kesadaran remaja mengenai pentingnya pendidikan dan perencanaan masa depan, sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam menekan angka perkawinan usia anak di daerah.
“Dengan sinergi semua pihak, kita berharap anak-anak Barito Utara dapat tumbuh menjadi generasi yang unggul, memiliki masa depan yang cerah, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah,” pungkasnya. (fz)
Posting Komentar