Ad

45 Calon Paskibraka Barito Utara Jalani Diklat, Disiapkan Jadi Generasi Berkarakter dan Berjiwa Nasionalis

Redaksi
Tambahkan
...
0
Muara Teweh, Nuansanusantara.com  – Sebanyak 45 calon anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Barito Utara mengikuti Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) yang resmi dibuka Pemerintah Kabupaten Barito Utara di Gedung Balai Antang, Muara Teweh, Selasa (4/8/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam persiapan pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus mendatang.

Pembukaan Diklat dilakukan oleh Bupati Barito Utara H. Shalahuddin yang diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan dan Kemasyarakatan, drg. Dwi Agus Setijowati. Dalam sambutan Bupati yang dibacakannya, ditegaskan bahwa menjadi anggota Paskibraka merupakan kehormatan sekaligus amanah yang hanya diberikan kepada putra-putri terbaik hasil seleksi yang objektif, transparan, dan kompetitif.
“Keberhasilan lolos seleksi bukanlah akhir perjuangan, melainkan awal dari proses pembentukan karakter. Para peserta akan ditempa secara fisik, mental, disiplin, serta wawasan kebangsaan agar menjadi pribadi yang tangguh, berintegritas, dan mampu menjadi teladan di lingkungan sekolah maupun masyarakat,” ujar Dwi Agus saat membacakan sambutan Bupati.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Barito Utara, Rayadi, menjelaskan bahwa pemusatan Diklat dilaksanakan selama 15 hari, mulai 3 hingga 17 Agustus 2026. Seluruh peserta menjalani pelatihan di Tiara Batara dan diwajibkan tinggal di Rumah Betang Stadion Swakarya selama masa pendidikan berlangsung.
Menurut Rayadi, sebanyak 45 peserta yang mengikuti Diklat terdiri dari 22 putra dan 23 putri yang berasal dari tujuh kecamatan di Kabupaten Barito Utara. Kecamatan Teweh Tengah menjadi wilayah dengan jumlah peserta terbanyak, yakni 32 orang, sementara sisanya berasal dari Kecamatan Gunung Timang, Teweh Baru, Montallat, Lahei, Gunung Purei, dan Lahei Barat.
Ia menegaskan bahwa pelaksanaan Diklat tidak hanya berorientasi pada kesiapan teknis pengibaran bendera, tetapi juga bertujuan membentuk generasi muda yang memiliki disiplin tinggi, jiwa kepemimpinan, nasionalisme, patriotisme, serta kecintaan terhadap tanah air dan nilai-nilai Pancasila.
“Melalui pendidikan dan pelatihan ini, kami ingin melahirkan generasi muda yang berkarakter, memiliki wawasan kebangsaan yang kuat, serta mampu menjadi teladan bagi lingkungan sekitarnya,” kata Rayadi.
Selain mempersiapkan petugas pengibar bendera tingkat kabupaten, Barito Utara juga mengirimkan empat calon Paskibraka untuk mengikuti seleksi dan pelatihan di tingkat Provinsi Kalimantan Tengah. Mereka terdiri dari dua putra dan dua putri yang berasal dari SMAN 1 Muara Teweh, SMAN 4 Muara Teweh, SMAN 1 Teweh Baru, dan MAN Barito Utara.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati melalui sambutannya juga berpesan agar seluruh peserta mengikuti setiap tahapan pelatihan dengan penuh semangat, kesungguhan, dan rasa tanggung jawab. Nilai-nilai persatuan, solidaritas, serta kecintaan terhadap bangsa harus menjadi pedoman selama menjalani pelatihan hingga melaksanakan tugas pada upacara pengibaran Bendera Merah Putih.
“Setelah selesai bertugas sebagai Paskibraka, tetaplah menjadi pelopor persatuan, menjauhi narkoba, pergaulan bebas, serta berbagai pengaruh negatif demi menyongsong Indonesia Emas 2045,” pesan Bupati.
Usai pembukaan, dilakukan pemasangan tanda peserta secara simbolis oleh Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan dan Kemasyarakatan kepada perwakilan calon Paskibraka sebagai tanda dimulainya rangkaian pendidikan dan pelatihan.
Melalui pemusatan Diklat ini, Pemerintah Kabupaten Barito Utara berharap para calon Paskibraka tidak hanya sukses menjalankan tugas pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, tetapi juga tumbuh menjadi generasi muda yang berkarakter, berintegritas, dan memiliki semangat kebangsaan yang kuat untuk mendukung pembangunan daerah maupun bangsa di masa depan.

Baca Juga

Tersalin!

Posting Komentar