Ad

BPBD Barito Utara Padamkan Karhutla di KM 42 dan KM 53, Luasan Terbakar 0,34 Hektare

Redaksi
Tambahkan
...
0


Muara Teweh, Nuansanusantara com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Barito Utara bersama Masyarakat Peduli Api (MPA) Rimba Sari berhasil memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di dua titik berbeda di ruas Jalan Muara Teweh–Puruk Cahu, tepatnya di KM 42 dan KM 53, Jumat (21/8/2026).

Kepala BPBD Barito Utara HM Ikhsan melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (Darlog), Rizali Hadi, menjelaskan bahwa informasi awal diterima Tim Reaksi Cepat (TRC) Pusdalops-PB BPBD dari laporan masyarakat melalui WhatsApp sekitar pukul 15.57 WIB. Laporan tersebut menyebutkan adanya kebakaran lahan di KM 53 yang berasal dari semak belukar dan dedaunan kering serta berpotensi meluas.

Menindaklanjuti laporan tersebut, BPBD segera mengerahkan satu unit mobil water supply dan satu unit mobil personel menuju lokasi kejadian pada pukul 16.38 WIB. Namun, dalam perjalanan menuju KM 53, petugas menemukan titik kebakaran lain di KM 42 yang masih aktif.

“Petugas langsung melakukan pemadaman di KM 42 mulai pukul 18.00 WIB dan berhasil mengendalikan api sekitar pukul 18.25 WIB,” kata Rizali.
Sementara itu, tim yang menggunakan mobil personel lebih dahulu tiba di KM 53 pada pukul 18.24 WIB. Upaya pemadaman awal dilakukan dengan memanfaatkan pompa elektrik milik warga untuk mencegah api meluas sambil menunggu dukungan water supply dari BPBD.

Setelah mobil water supply tiba di lokasi pada pukul 18.35 WIB, proses pemadaman dilanjutkan menggunakan selang nozzle dan pasokan air BPBD. Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 20.00 WIB setelah petugas melakukan penyisiran dan memastikan tidak ada titik api yang tersisa.

Berdasarkan hasil pendataan BPBD, kebakaran yang terjadi merupakan kebakaran permukaan pada lahan berjenis tanah mineral dengan vegetasi yang terbakar berupa semak belukar dan dedaunan kering. Total luas lahan yang terdampak diperkirakan mencapai 0,34 hektare.

Dalam operasi tersebut, BPBD menurunkan Regu IV TRC-Pusdalops bersama MPA Rimba Sari dengan dukungan satu unit mobil water supply dan satu unit mobil personel.
Rizali mengapresiasi peran aktif masyarakat dalam memberikan informasi cepat terkait kejadian karhutla. Menurutnya, laporan dini sangat membantu petugas untuk melakukan penanganan sebelum api berkembang menjadi lebih besar.

“Kami mengimbau masyarakat agar segera melaporkan apabila menemukan titik api atau indikasi kebakaran lahan. Respons cepat menjadi kunci untuk mencegah meluasnya kebakaran,” pungkasnya. (fz)

Baca Juga

Tersalin!

Posting Komentar